Thursday, 17 October 2013

Seberapa penting olahraga bagi kesehatan tubuh?

Hasil riset atas 17 alumni Harvard University yang dijalankan selama 16 tahun, menampilkan analisis hubungan antara olahraga dan penyakit jantung.  Riset ini telah membuktikan untuk pertama kalinya secara kuat dan secara ilmiah, bahwa mereka yang tidak aktif berolahraga lebih cenderung untuk mengidap penyakit jantung.  Mereka memiliki dua kali lipat peluang akan mati karena penyakit jantung, jika dibandingkan dengan mereka yang sangat aktif berolahraga.  Hasil riset tersebut juga membuktikan bahwa mereka yang tidak aktif berolahraga berumur 4-5 tahun lebih pendek.

Yang lebih mengagetkan lagi adalah pernyataan yang dikeluarkan oleh Dr. Ralph Paffenbarger seorang epidemiologis yang memimpin riset diatas.  Pernyataan beliau menunjukkan bahwa mereka yang berolahraga dengan sedang (tidak keras) memiliki keuntungan-keuntungan yang lebih besar daripada mereka yang berolahraga dengan keras.




beberapa manfaat olahraga untuk kesehatan tubuh, manfaat olahraga bagi kesehatan jasmani dan rohani jenis olahraga, tips olahraga, olahraga untuk otakApakah sebenarnya yang dimaksud dengan olahraga tingkat sedang, yaitu yang tidak terlalu keras dan juga tidak terlalu ringan?

Studi di atas menunjukkan bahwa kelompok yang memiliki penyakit jantung koroner (PJK) yang paling sedikit adalah mereka yang mempunyai kebiasaan untuk berjalan kaki, menaiki tangga, dan olahraga lainnya sehingga setiap minggunya kegiatan olahraga ini membakar paling sedikit 2000 kalori.  Inilah kegiatan olahraga yang tergolong dalam tingkat sedang.

Mereka yang digolongkan tidak aktif berolahraga adalah mereka yang membakar tidak lebih dari 500 kalori/minggu dalam kegiatan olahraga. Grup ini memiliki 85% risiko yang lebih tinggi untuk mati karena serangan jantung. Angka kematian mereka secara keseluruhan dari segala penyebab kematian adalah 63% lebih tinggi.

Bagaimanapun tingkat ketidakaktifan gaya hidup seseorang, kesehatan serta kebugarannya tetap akan dapat ditingkatkan. Hasil riset para pakar kesehatan dari Oregon University menunjukkan bahwa gejala-gejala penyakit kardiovaskuler dapat dikurangi dengan berolahraga hanya 3 kali seminggu. Demikian juga yang dilaporkan oleh Dr. Peter Woods, seorang ahli biokimia dari Stanford University. Dalam penelitiannya ia menemukan bahwa olahraga dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Ini juga berarti akan ada penurunan risiko Penyakit Jantung Koroner.

Berolahraga dengan sedang yaitu membakar sekitar 2000 kalori per minggu. Contohnya: Berjalan agak cepat membutuhkan kira-kira 4,50 kalori per menitnya. Dengan berjalan cepat selama 4 jam seminggu ditambah dengan naik tangga atau berkebun, dan sebagainya, maka seorang akan dengan mudah membakar 2000 kalori per minggunya.

Menurut atauran mainnya. Olahraga dikatakan cukup jika telah memenuhi prinsip FIT (Frequency-Intensity-Time). Frequency: paling sedikit 3 kali seminggu. Intensity: mencapai denyutan nadi sebesar 70-85% dari denyutan Nadi Maksimum yaitu angka 220 dikurangi umur anda. Time: paling sedikit 20 menit.


Jenis OlahragaEnergi yang terbakar kal/menit
Berat tubuh (kg)
47-5257-6272-7782-87
Golf, dengan handcrat3,253, 754,414,91
Baseball, fielder3, 664,164,915,41
Berjalan, 5 km/jam3,904,505,305,80
Hiking, dengan beban 9 kg, 3 km/jam3,914,505,255,83
Mesin dayung, pelan3,914,505,255,83
Berenang, 20 m/menit3,914,505,255,83
Badminton, tunggal4,585,166,166,75
Senam, kalistenik3,914,507,337,91
Berkebun, mencangkul, cabut rumput5,085,756,837,50
Bersepeda, 2 roda 5,416,167,33-
Tenis, ganda5,586,337,508,25
Senam aerobik5,836,587,838,58
Naik tangga5,906,707,908,80
Bola basket, setengah lapangan7,258,259,7510,75
Bola volley7,838,9110,5011,52
Joging, 9 km/jam8,589,7511,5012,66
Berlari, 10 km/jam8,9010,2012,0013,20
Bersepeda, satu roda11,6613,2515,5817,16

0 komentar:

Post a Comment