Wednesday, 19 December 2012

Ide Melucu di depan Anak, pentingnya rasa humor buat anak

Banyak orangtua mengaku tak punya ide untuk melucu di hadapan anaknya dengan alasan yang berbeda-beda, misalnya karena tak ada waktu luang, tak ada bakat melucu, malu dianggap seperti anak kecil dan sebagainya. Padahal sense of humor tidak selalu sesuatu yang berupa lawakan yang bisa membuat anak terpingkal-pingkal. Namun yang terpenting adalah bagaimana membuat seseorang bisa menghargai atau mensyukuri sesuatu sehingga membuatnya gembira.

Sense of humor bisa diperkenalkan sejak dalam kandungan, dapat memalui tontonan televisi sejak ibu hamil atau dapat juga candaan seorang ayah pada saat membelai perut ibu yang sedang hamil. Anak yang memiliki sense of humor adalah anak yang sehat dan smart, karena mereka melihat sesuatu selalu dengan rasa senang dan keceriaan.

Sense of humor tidak ada teorinya dan tidak bisa dipelajari, sehingga muncul secara alami. Sebenarnya sejak lahir setiap anak punya rasa humor dengan tawa bayi, mereka tertawa hanya dengan digelitik atau "cilukba". ekspresi lucu wajah orangtua pun sudah bisa merangsang tawa bayi. 

Rasa Humor harus sehat dan mendidik sesuai dengan usia anak, rasa humor juga tidak selamanya identik dengan bercanda, karena bercanda berlebihan, bisa-bisa mengarah pada mengerdilkan orang lain, yang pasti melucu pada anak yang baik adalah tidak membuat tersinggung, sakit hati dan merusak suasana. 

Berikut ini beberapa ide yang bisa membantu orangtua dalam melucu/memunculkan rasa humor di depan anak:

  • Anak kecil suka kejutan, kata-kata konyol, gambar dan gerakan slapstick (lucu)
  • Pada usia pra sekolah, mereka menganggap lucu hal yang tak masuk akal, tidak normal, misalnya gambar ikan berkacamata
  • Mengambil lagu favorit dan mencampurkan kata-katanya. Kita tak hanya mendapat tawanya, namun juga membuatnya aktif berfikir bahwa orangtua tidak selalu benar dengan lagu favoritnya.
  • Sesekali kita berpura-pura lupa atau bingung, sehingga anak tertawa
  • Pura-pura menyebut sesuatu terbalik dari belakang, misalnya membaca buku dari belakang
  • Anak-anak suka tertawa pada hal yang lucu, namun bisa saja lucu bagi seorang anak bisa menakutkan bagi anak yang lain, misalnya badut.

Disamping itu, sebaiknya orangtua memberikan kebebasan berekspresi dalam mengungkapkan jiwa humornya. Tanpa sense of humor, bisa terbentuk jiwa anak yang tidak bahagia dan rapuh. anak seperti ini biasanya mudah patah semangat. Anak yang memiliki sense of humor akan lebih ceria, setiap hal akan dihadpinya dengan tenang dan gembira.

Monday, 17 December 2012

Resiko obesitas, berat badan dan lemak berlebih

Laki-laki, bertubuh normal dan memiliki berat badan yang sama dengan berat tubuhnya sewaktu berusia 25 tahun (22 tahun untuk wanita), maka berat tubuh pria itu adalah ideal.  Sedangkan berat tambahan di atas itu adalah berarti lemak dan sedikit otot.  Dari berbagai penelitian terbukti,  bahwa  banyaknya timbunan lemak dalam tubuh dapat mendatangkan lebih banyak masalah kesehatan.  Menurunkan berat badan kembali ke ukuran standar dapat memberikan beberapa manfaat.

Metropolitan Life Insurance Company menemukan bahwa mereka yang memiliki berat badan berlebihan memiliki kecenderungan lebih untuk sakit dan meninggal karena penyakit tertentu, seperti yang tertera pada tabel di bawah tentang hubungan antara penyakit dan angka kematian pada orang overweight.



penyakit yang disebabkan oleh obesitas resiko nya

Mereka yang terlalu gemuk, memiliki peluang tiga kali lebih banyak untuk mengidap penyakit diabetes melitus/kencing manis daripada yang normal.  Kelebihan lemak dalam tubuh juga menambah beban kerja jantung.  Mengapa? Untuk "menghidupi" setiap kilogram lemak, jantung mesti memompa darah melalui sekitar 600 km pembuluh darah tambahan yang ada di dalam lemak tersebut. Bayangkan jika lemak dalam tubuh kita menumpuk.

Tabel Hubungan antara Overweight dengan Angka kematian


Jenis KelaminOverweight (%)Angka Kematian di atas rata-rata
Pria1013
Wanita109
Pria1025
Wanita2021
Pria3042
Wanita3030



Jenis PenyakitAngka Kematian di atas rata-rata
PriaWanita
Penyakit jantung4351
Pendarahan otak5329
Diabetes13383
Penyakit saluran pencernaan6839
Kanker1613




Lemak berlebih juga berpotensi menurunkan daya tahan tubuh terhadap penyakit tertentu seperti tekanan darah tinggi, penyakit ginjal, penyakit lever, rematik, dan sebagainya.  Lemak juga dapat menaikkan risiko anestesia (obat bius) sewaktu menjalani operasi.  Pernapasan pun akan dibebani oleh lemak ekstra tersebut.

Penelitian menunjukkan beberapa manfaat yang diperoleh dari menurunkan berat tubuh ke ukuran ideal, antara lain:

  • Meningkatkan kemungkinan pasien operasi jantung untuk bertahan hidup setelah operasi.

  • Menghindari kemandulan yang disebabkan oleh skrotum (buah zakar) yang “kepanasan” akibat tebalnya lemak pembungkusnya.

  • Menurunkan tingkat resiko penyakit-penyakit tulang dan sendi, oleh karena akan mengurangi tekanan pada bagian yang rusak lalu memudahkan pergerakan.

  • Mengurangi keringat berlebihan yang disebabkan oleh tertahannya kalori dalam tubuh oleh lapisan lemak.

  • Meningkatkan rasa percaya diri karena memiliki penampilan tubuh yang lebih baik.

Jadi, memang benar bahwa tubuh yang gemuk belum tentu berarti lebih sehat. 

Wednesday, 12 December 2012

Sakit Kepala, Jenis dan Penyebabnya

Artikel Kesehatan. Kebanyakan sakit kepala akan hilang tanpa pengobatan sama sekali.  Tetapi ada juga yang perlu disembuhkan dengan menghirup udara segar dan istirahat, kerokan atau  obat sakit kepala biasa yang tersedia di warung.  Bahkan ada juga sakit kepala yang bandel yang boleh jadi merupakan gejala awal terhadap datangnya suatu penyakit yang membahayakan.

Pada zaman modern ini, sakit kepala dapat disebabkan oleh banyak hal seperti :  kurang tidur, masuk angin, rasa lapar, obat-obatan, mata yang letih, pikiran yang tegang dan was-was, alergi makanan atau minuman tertentu, dan polusi udara.  Ada berbagai macam sakit kepala seperti yang akan dijelaskan berikut ini.

sakit kepala

Macam-macam sakit kepala dan penyebabnya

1. Sakit kepala karena pikiran tegang.  


Ketegangan pikiran (stres) dapat menegangkan otot kulit kepala dan otot leher bagian belakang.  Ketegangan otot-otot ini dapat menimbulkan sakit kepala.  Tetapi, tidak selamanya pikiran yang sangat tegang sekalipun akan mengakibatkan sakit kepala jika ketegangan pikiran tersebut ditanggulangi dengan tepat.  Sakit kepala yang diakibatkan oleh stres ini dapat dicegah dengan istirahat dan olahraga yang cukup serta penanganan stres secara tepat.

Sediakanlah waktu untuk menenangkan tubuh dan pikiran, dan jauhkanlah rasa ingin sempurna dalam segala bidang.  Di samping dengan beristirahat dan teknik relaksasi, sakit kepala ini dapat juga diobati dengan kompres dingin pada kepala belakang leher sementara merendam kaki dalam air panas.  Ini akan mengurangi peredaran darah yang berlebihan ke kepala. 

2. Sakit kepala yang disebabkan kecanduan kafein, tembakau, dan alkohol.  

Kecanduan kafein adalah penyebab sakit kepala yang banyak terjadi.  Biasanya, sakit kepala seperti ini akan terobati jika sudah meminum kafein dalam bentuk kopi, teh, atau soft drink, minuman bersoda.  Akan tetapi, sakit kepala ini akan hilang untuk sementara saja sebab nantinya, sakit kepala tersebut akan datang kembali jika kafein yang beredar dalam tubuh itu telah berkurang kembali.  Di samping itu, dengan meminum minuman yang mengandung kafein ini, tubuh akan lebih bergantung kepada zat perangsang ini.  Oleh sebab itu, sedapat mungkin hindarilah penggunaan kafein.

3. Sakit kepala migrain. 


Sakit kepala ini sangat kuat dan dapat bertahan selama beberapa hari sehingga harus beristirahat.  Biasanya, sakit kepala ini terjadi pada setengah bagian dari kepala, dan boleh jadi disertai dengan kepekaan yang lebih tinggi terhadap sinar, dan dengan tubuh yang menggigil.
Penyebab jenis sakit kepala migren ini belum diketahui dengan pasti.  Namun, para ahli kedokteran percaya bahwa migren dapat disebabkan oleh spasma pada pembuluh darah dekat permukaan otak.  yang dapat mencekik dan mempersempit pembuluh darah itu sehingga mengurangi peredaran darah ke otak.  Ketika spasma ini terhenti,  jumlah darah yang mengalir ke otak  meningkat dengan mendadak sehingga akan menimbulkan sakit kepala tersebut.

Migrain dapat diakibatkan oleh perubahan hormon (pil KB), perubahan suhu dan tekanan udara yang tiba-tiba, pemaparan terhadap sinar yang menyilaukan, suara ribut, ataupum minuman beralkohol.  Sakit kepala ini dapat juga ditimbulkan oleh alergi terhadap makanan atau minuman seperti cokelat atau susu, keju dan monosodium glutamat (MSG) yang banyak terdapat pada beberapa vetsin dan makanan ringan/snack.

Banyak kasus terjadi wanita lebih cenderung menderita migrain sebanyak dua kali lipat daripada pria dan kemungkinan menderita migrain ditentukan juga oleh faktor keturunan.  Kebanyakan dari penderita migrain memiliki kepribadian yang mirip yaitu: memiliki standar atau tujuan pencapaian yang sangat tinggi, selalu ingin sempurna dalam pekerjaan, dan kecenderungan memendam perasaan.  

Umumnya migrain dapat diobati dengan obat penghilang rasa sakit (analgesik), Sakit kepala yang parah dan kronis perlu ditanggulangi secara medis oleh dokter.  Adalah sulit untuk membuat petunjuk yang mutlak untuk menentukan mana yang perlu ditanggulangi secara medis dan mana yang tidak perlu.  

Ada lima jenis sakit kepala yang berbahaya sehingga perlu ditanggulangi secara medis.
  1. Sakit kepala yang kuat yang disertai demam dan leher kejang (sulit untuk menundukkan kepala).  Ini boleh jadi disebabkan oleh radang selaput otak (meningitis).
  2. Sakit kepala yang disertai kesulitan berbicara dan lumpuh.
  3. Sakit kepala yang datang tiba-tiba dan bertahan.
  4. Sakit kepala yang berkembang semakin parah dalam waktu berhari-hari maupun berminggu-minggu.
  5. Sakit di bagian belakang kepala, yang sangat parah di pagi hari.  Akan tetapi, kemudian membaik di sepanjang siang hari.  Ini dapat menandakan tekanan darah tinggi.  Tekanan darah tinggi tidak selamanya disertai oleh sakit kepala.  Akan tetapi, jika timbul sakit kepala jenis baru, maka periksalah tekanan darah Anda.

Jika Anda mengalami salah satu dari kelima jenis sakit kepala tersebut, segera berkonsultasilah kepada dokter.

Saturday, 8 December 2012

Demam Berdarah, Pencegahan dan Penanganannya

Demam berdarah atau yang lebih dikenal dengan sebutan DBD, merupakan penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk demam berdarah (Aeges aegepty) yang mengandung virus dengue. Virus tersebut masuk ke dalam peredaran darah manusia. Virus dengue (DENV) ada 4 jenis yaitu virus DENV-1, DENV-2, DENV-3, dan DENV-4. Di antara ke-4 virus ini virus DENV-3 yang paling sering menyerang penduduk Indonesia.

Demam berdarah merupakan penyakit yang menyebar dan kasusnya banyak terjadi di wilayah perkotaan yang sanitasi lingkungannya buruk. Berbeda dengan malaria yang banyak terjadi di daerah pedesaan atau daerah yang berhutan. Selain itu kasus demam berdarah juga sering terjadi di musim penghujan.

Gejala Demam Berdarah


Gejala Demam berdarah ditandai dengan demam yang hampir tidak disadari karena dikira seperti demam biasa/flue, karena gejala awalnya batuk dan pilek, serta muntah-muntah. Kadangkala sulit juga membedakan antara DBD dengan gejala malaria maupun penyakit leptospirosi. Berikut beberapa gejala spesifik demam berdarah dengue (DBD):

  • Sakit kepala
  • demam hingga mencapai 41 derajat Celcius
  • terasa nyeri di bagian belakang mata
  • nyeri pada otot dan/atau sendi sehingga menyebabkan kejang-kejang pada penderita tertentu
  • ruam kulit
  • timbul  berupa bintik-bintik/bercak perdarahan di kulit yang berwarna merah keunguan dan biasanya tidak hilang dengan penekanan, akibat perdarahan di bawah kulit
  • hasil laboratorium menunjukkan leukopenia (jumlah sel darah putih yang menurun)

Ciri khas penyakit DBD, yaitu  panas “punuk onta” (saddle back fever), yaitu panas tinggi beberapa hari, lalu turun dalam beberapa hari kemudian naik lagi.

Penanganan dan Pengobatan Demam Berdarah Dengue


Hingga saat ini belum ditemukan obat untuk mengobati penyakit ini, namun jika kita sudah mengetahui gejala-gejala awal demam berdarah tadi, bisa ditangani dengan beberapa cara, antara lain; beristirahat penuh; hindari aktivitas yang terlalu banyak mengeluarkan energi, minum obat penurun panas biasa tanpa antibiotik, langkah utama tentu saja adalah memeriksakan penderita yang memiliki gejala DBD ke dokter atau pos perawatan kesehatan terdekat, karena bila terlambat ditangani bisa menyebabkan kematian.

Ada upaya meredam penyakit ini yaitu dengan jambu biji. Yaitu dengan meminum jus biah jambu biji. Ekstrak jambu biji konon mampu meningkatkan pertumbuhan sel darah putih (trombosit) Dan perlu memperbanyak minum air putih

Pencegahan Demam Berdarah


Slogan kesehatan yang cukup terkenal yaitu mencegah lebih baik daripada mengobati. Maka dari itu perlu digalakkan upaya pencegahan dini demam berdarah, terlebih di musim penghujan seperti sekarang ini;

1. Pengasapan.

Pengasapan atau fogging perlu dilakukan sebelum maupun setelah ada wabah DBD, agar dampaknya tidak meluas. Dibutuhkan kerjasama masyarakat dan Dinas Kesehatan terkait dalam hal ini. 

2. Penaburan Bubuk Abate

Pengasapan dapat membunuh nyamuk dewasa sedangkan penaburan bubuk abate di tempat tempat penampungan air dapat membunuh bibit atau larva nyamuk aedes aegypty penyebab demam berdarah.

3. Tidur berkelambu

Langkah ini wajib kiranya dilakukan jika wabah DBD sudah cukup meluas, terlebih kepada anak balita yang biasanya tidur dipagi hari. Karena Nyamuk Aedes Aegypty biasanya menggigit pada siang hari. Tak terkecuali pada malam hari. Penderita yang sudah atau diperkirakan terinfeksi DBD wajib tidur berkelambu agar tidak menulari yang masih sehat.


4. Menjaga kebersihan lingkungan

Langkah pertama adalah memperhatikan di sekitar rumah sendiri. 
  • Lingkungan yang kotor misalnya parit/kolam yang tergenang/tidak mengalir, perlu dialirkan jika saluran air tersumbat, selain itu tempat-tempat yang berpotensi menjadi tempat bertelur seperti kaleng bekas yang mampu menampung air hendaknya disingkirkan atau dikubur.
  • Baju-baju yang bergelantungan apalagi di tempat lembab rentan menjadi tempat berkumpulnya nyamuk.
  • Menguras bak mandi minimal seminggu sekali agar jentik-jentik nyamuk mati.
  • Kebersihan bersama di lingkungan bersama di RT atau RW juga perlu, hendaknya sering diadakan kerja bakti, karena jika rumah sendiri saja yang bersih, sedangkan tetangga sekitar masih jorok, tentu saja hal ini menjadi sia-sia.

Saturday, 1 December 2012

8 Manfaat Olahraga Untuk Kesehatan Tubuh

Olahraga merupakan sebuah bentuk pergerakan otot dan rangka tubuh agar tidak kaku. Olahraga bisa dilakukan setiap saat tanpa mengenal waktu. Namun biasa dilakukan pada pagi atau sore hari dan saat hari libur. Dari olahraga ringan seperti berjalan, lari kecil, sampai olahraga berat, fitness hingga hiking. Saya yakin, Anda semua sudah tahu olahraga itu bermanfaat, untuk menjaga kebugaran tubuh, nah kira-kira apa saja manfaat olahraga untuk tubuh kita? Sebenarnya banyak, namun untuk artikel kesehatan kali ini saya ingin memasukkan hanya 8 manfaat berolahraga secara teratur, yaitu:

1). Menjadi lebih enerjik/giat
Tenaga yang  diproduksikan akan melebihi dari kebutuhan aktivitas kita sepanjang hari. Bukankah menguntungkan bilamana setelah Anda pulang kerja Anda masih ada cukup tenaga untuk memotong rumput atau membersihkan rumah dan sebagainya?

2). Menurunkan tekanan darah tinggi.  
New England Journal of Medicine mempublikasikan satu penelitian yang menyatakan bahwa senam kebugaran (aerobic) menurunkan tekanan darah dari penderita tekanan darah tinggi.  Perlu diketahui bahwa pengobatan tekanan darah tinggi dapat menimbulkan berbagai efek sampingan.  Para pasien tekanan darah tinggi sering dicoba dengan berbagai macam obat darah tinggi, sebelum ditemukan pengobatan yang dapat ditoleransikan efek sampingannya.  Olahraga sungguh merupakan pengobatan secara alamiah yang efektif. 


3). Menguatkan tulang-tulang.

manfaat olahraga untuk Kesehatan TubuhStatistik menyatakan satu dari 2 (dua) wanita yang berumur di atas 50 tahun akan mengalami patah tulang disebabkan adanya keropos tulang (osteoporosis) sedangkan pada pria hanya satu dari 8 (delapan) pria yang berumur di atas 50 tahun.  Hal ini lebih menonjol diderita oleh para wanita setelah menopause (berhentinya haid selama 12 bulan), karena menurunnya hormon estrogen secara drastis.  Berikut ini adalah perubahan hormon estrogen terhadap periode mati haid wanita.

Perubahan Tingkatan Hormon Estrogen dalam Mati Haid (Menopause)
Hormon estrogen mengambil peranan utama dalam pembentukan tulang baru.  Puncak pembentukan tulang yang maksimum terdapat pada usia 35 tahun. Setelah itu massa produksi tulang akan makin hari makin menipis.  Lima tahun pertama sesudah wanita mengalami mati haid, persentase massa produksi tulang yang hilang adalah sekitar 3-5% setiap tahun dan selanjutnya sebanyak 1–2% pada setiap tahun berikutnya.  Akibat adanya keropos tulang ini maka tampak adanya perubahan postur wanita dalam hidupnya. Bila seorang wanita masih berumur 55 tahun, postur badannya masih tampak tegap.  Pada usia 65 tahun, postur badannya mulai membongkok dan pada usia 75 tahun, postur badannya sudah sangat bongkok kerena hilangnya massa produksi tulang di tulang punggung yang bisa menyebabkan patah tulang di tulang punggung.  Keropos tulang juga dapat mengakibatkan patah tulang di pergelangan tangan dan panggul.  Washington University School of Medicine (St. Louis) mengadakan suatu riset yang menunjukkan bahwa selama para wanita melakukan gerak badan dengan memikul berat badannya (weight bearing exercises) seperti berjalan cepat, berlari cepat atau naik turun tangga, maka massa produksi tulangnya dapat ditingkatkan sebanyak 2-3% per tahun.

4). Meningkatkan HDL (High-Density Lipoprotein atau kolesterol yang baik).

 Penyelidikan terhadap 3.000 pria berusia menengah menyatakan bahwa lebih sering berolahraga dihubungkan dengan meningkatnya kadar HDL, demikian diungkapkan dalam Archives of Internal Medicine 1995. 

5). Menolong mencegah atau mengontrol penyakit kencing manis.
Para ahli riset di Harvard telah mempublikasikan penelitiannya di Journal of American Medical Association bahwa olahraga menurunkan resiko berkembangnya penyakit kencing manis pada orang dewasa.

6). Menurunkan resiko penyakit - penyakit kanker tertentu.

Dengan berolahraga tubuh akan memproduksi endorphin.  Perlu diketahui bahwa endorphin selain memberikan perasaan yang enak, juga berfungsi memulihkan rasa sakit yang khasiatnya lebih hebat daripada morphine.  1 (satu) pico gram endorphin dapat menambah aktivitas sel-sel NK (Natural Killer cells) melawan sel-sel tumor sebesar 42%.  Lebih giatnya sel-sel NK bekerja, lebih cepat sel-sel tumor dimusnahkan.

 7). Meningkatkan kualitas hidup.

Menurut panel kesepakatan dari National Institute of Health, kualitas hidup utama yang diperoleh akibat berolahraga adalah: kesehatan mental yang lebih baik,  berkurangnya stres dan berkurangnya kecemasan dan depresi. 

8). Memperbaiki komunikasi dari pada penderita Alzheimer.

Dalam satu studi penelitian ketangkasan komunikasi dari penderita Alzheimer yang dipublikasikan dalam Journal of the American Geriatrics Society, didapatkan bahwa 40% dari para penderita Alzheimer yang menjalani program olahraga berjalan secara teratur, mengalami kemajuan yang berarti dalam ketangkasan komunikasi, sedangkan sebagian penderita yang hanya diberikan latihan pelajaran untuk berbicara tidak menunjukkan  perbaikan yang berarti.  

Wednesday, 19 September 2012

35 Aneka Resep Cara Membuat Masakan Ayam Nusantara

Pengen menyenangkan suami atau pasangan? Salah satunya adalah dengan membuat masakan yang enak. Masakan jenis apapun akan enak bila di buat dengan resep yang jitu. Tak peduli ikan asin, sayur kangkung, ya pokoknya yang sedikit "kampungan", jika kita mampu meramunya dengan bumbu yang pas akan terasa lezat dan enak.

Di bawah ini Anda para ibu dan cewek-cewek bisa mendapatkan buku kumpulan resep masakan. Namun kali ini resep masakan tentang bagaimana memasak memakai daging ayam dengan berbagai variasi, agar tidak monoton dan tidak membosankan.


Resep masakan Ayam nya antara lain:
  1. Ayam Goreng Bawang pedas, 
  2. Resep Mie Ayam Pedas, 
  3. Satai Ayam Goreng, 
  4. Ayam Goreng Tepung, 
  5. Ayam Panggang Jeruk Madu, 
  6. ayam kuah su'un,
  7. Pangsit Gulung Kuah
  8. Spicy Chicken Wing
  9. ayam goreng renyah (tori no karaage)
  10. Ayam Goreng bumbu kuning
  11. Ayam bekakak
  12. Resep Ayam ungkep bakar
  13. Ayam Goreng Cabai
  14. Opor Ayam Kering
  15. Ayam bakar bumbu kuning
  16. Hot Pot Ayam
  17. Resep Barbeque Ayam
  18. Ayam Goreng Pemuda
  19. Ayam Bakar Khas Klaten
  20. Steak Ayam
  21. Chicken Yakiniku
  22. Ayam Goreng untuk nasi Uduk
  23. Ayam Panggang Kecap
  24. Ayam Tulang Lunak
  25. Ayam Goreng Mentega
  26. Ayam Goreng Kalasan
  27. Kari Ayam Hijau
  28. Resep Bubur Ayam Sukabumi
  29. Resep Ayam Rica-rica
  30. Ayam Taliwang
  31. Ayam Goreng Tepung
  32. Saus Ayam Kuluyuk
  33. Ayam Goreng cirebon
  34. Ayam Pop
  35. Ayam Kecap


Ibu bisa mendapatkan berbagai resep masakan ayam di atas dengan Klik DI SINI


Setelah terbuka baru diprint yaaa... hehehe
Selamat memasak.

Wednesday, 5 September 2012

Mengenal Gejala Kanker Serviks, Penyebab dan Pencegahan

Artikel Kesehatan. Kanker serviks atau yang lebih dikenal sebagai kanker leher rahim adalah sejenis kanker yang menyerang dinding leher rahim yang menuju rahim. diperkirakan dalam tiap satu jam, satu wanita Indonesia meninggal karena penyakit ini.

Penyebab kanker serviks


gejala tanda tanda ciri ciri kanker serviks atau leher rahim, mengobati kanker leher rahim, kanker rahim, bagaimana gejala kanker rahimVirus human papilloma virus (HPV) merupakan penyebab utama kanker leher rahim. Virus tersebut menyerang dan menginfeksi  dinding leher rahim selama bertahun-tahun. Bisa dibilang masa inkubasi atau proses perkembangan kanker ini memakan waktu 10-20 tahun dan hampir tanpa gejala dan tanda-tanda sama sekali, sehingga kebanyakan wanita mengabaikan hal ini seolah-olah tidak terjadi apapun. Namun apabila sudah stadium pada tingkat yang parah baru dirasakan ciri-ciri kanker serviks ini.



Namun ada pula penyebab sekunder dari kanker serviks ini, yaitu:

  • Keputihan yang dibiarkan terus menerus tanpa diobati. Ada 2 macam keputihan,  yaitu yang normal dan yang tidak normal. Keputihan normal bila lendir berwarna bening, tidak berbau, dan tidak gatal. Bila salah satu saja dari ketiga syarat tersebut tidak terpenuhi berarti keputihan tersebut dikatakan tidak normal. Segeralah berkonsultasi dengan dokter Anda bila Anda mengalami keputihan yang tidak normal.
  • Penyakit Menular Seksual (PMS). PMS merupakan penyakit-penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual. PMS yang cukup sering dijumpai antara lain sifilis, gonore, herpes simpleks, HIV-AIDS, kutil kelamin, dan virus HPV.
  • Pemakaian pembalut yang mengandung bahan dioksin, yaitu bahan pemutih yang digunakan untuk memutihkan pembalut hasil daur ulang dari barang bekas, misalnya krayon, kardus, dan lain-lain.
  • Membasuh kemaluan dengan air yang tidak bersih, misalnya di toilet-toilet umum yang tidak terawat. Air yang tidak bersih banyak dihuni oleh kuman-kuman.
  • Faktor Usia, Usia 40 tahun merupakan usia yan rentan bagi wanita, semakin tinggi usia maka semakin rentan risiko kanker serviks. 
  • Faktor gaya hidup, misalnya seseorang yang berhubungan kelamin terlalu muda, berganti-ganti pasangan kencan, dan memiliki banyak anak, misalnya lebih dari 5 orang, karena waktu melahirkan, serviks mengalami trauma, semakin sering melahirkan semakin sering pula terjadi truma terhadap leher rahim.

ciri-ciri gejala tanda-tanda penyebab dan cara mencegah kanker leher rahim
gejala tanda tanda ciri ciri kanker serviks atau leher rahim, mengobati kanker leher rahim, kanker rahim, bagaimana gejala kanker rahim

Apa gejala dan tanda-tanda kanker serviks?


Seperti disebutkan di atas, gejala awal yang dirasakan secara fisik hampir tidak terdeteksi. Adapun gejala pada stadium lanjut bisa diketahui dengan pendarahan saat menopause, serta keluar cairan abnormal (kekuning-kuningan, berbau dan bercampur darah)


Cara mencegah kanker leher rahim


Saat ini banyak cara dalam upaya mencegah penyakit ini. Diperlukan upaya deteksi dini dengan melakukan pap smear. Di negara-negara modern termasuk Indonesia, teknik Pap Smear sudah mulai berkembang.  Pap smear adalah metode screening ginekologi, untuk menemukan proses-proses premalignant dan malignant di ectocervix, dan infeksi dalam endocervix dan endometrium. Pap smear digunakan untuk mendeteksi kanker rahim yang disebabkan oleh human papillomavirus atau HPV.  Wanita yang aktif secara seksual disarankan menjalani Pap smear sekali setahun.

Teknik yang digunakan yaitu dokter atau perawat mengambil sample dari cervix. Pap smear biasanya tidak dilakukan selama menstruasi. Prosedur ini  menimbulkan sedikit rasa sakit, namun tergantung pada anatomi pasien, faktor psikologi, dan lain-lain. Sample kemudian diuji di laboratorium dan hasilnya dapat diketahui  3 mingguan.
Cara lain dalam mencegah leher rahim tentu saja dengan mengubah gaya hidup, tidak bergonta-ganti pasangan, mengurangi tingkat angka kelahiran, dan rajin menjaga kebersihan organ vital kewanitaan. Hindari asap rokok, jangan berhubungan badan di saat haid, pastikan gizi yang cukup dan konsumsi sayuran dan buah-buahan yang banyak mengandung Vitamin A, C dan E. Selain itu ada pula pemberian vaksin virus HPV pada wanita usia 10-55 tahun. 

Pengobatan kanker serviks

Kanker leher rahim biasanya baru diketahui pada stadium lanjut pada orang yang belum dan tidak pernah memeriksakan diri. Karena itu pengobatan kanker ini akan memakan biaya mahal dan berisiko. Biasanya dokter akan mengambil inisiatif untuk mengangkat seluruh organ kelahiran seperti rahim secara total, ini jika penyakit nya sudah terlalu parah. Namun ada pula dengan teknik kemoterapi dan pembedahan untuk membuang bagian-bagian yang sudah terinfeksi. Ini dilakukan apabila penyakit kanker serviks tidak menjalar dan dianggap masih bisa dilakukan dengan pembuangan bagian tertentu saja. Karena itu bagaimanapun cara terbaik adalah mencegah daripada mengobati


Friday, 8 June 2012

Waspadai Minuman Bersoda (berkarbonasi)

Seringkali minuman bersoda menjadi pilihan untuk mengusir dahaga sekaligus memberikan kenikmatan yang luar biasa. Bahkan saat memesan makanan di restoran cepat sajipun, kita lebih memilih bahkan dipilihkan minuman bersoda sebagai pendamping makanan. Tetapi tahukah Anda resiko, bahaya dan akibat yang ditimbulkan oleh minuman bersoda bila diminum secara berlebihan?

Jika Anda termasuk yang terbiasa mengkonsumsi minuman bersoda, baik minuman soda diet, maupun soda pada umumnya, mulai sekarang harus mulai berhati-hati. Karena jika berlebihan minuman jenis ini dapat mengakibatkan masalah kesehatan Anda.

Penyakit yang bisa ditimbulkan akibat minuman bersoda


Menurut dr. Waluyo Soerjodibroto, ahli gizi klinis di rumah sakit ternama di Jakarta, meminum minuman bersoda secara berlebihan dan terus menerus dapat menyebabkan obesitas atau kelebihan berat badan. Minuman ini memicu obesitas lantaran mengandung kalori tinggi, yang berasal dari gula yang terkandung dalam kemasan minuman berkarbonasi.

Dalam minuman kemasan berukuran 300 ml biasanya mengandung kalori yang setara 7 - 9 sendok gula. Padahal kebutuhan kalori normalnya hanya sekitar 2 -3 sendok makan gula saja.

Mengkonsumsi minuman bersoda yang berkadar gula nol (low sugar) pun juga termasuk berbahaya. Menurut American Society of Nephrology, pemanis buatan yang sering dipakai juga memiliki resiko yang sama, yakni mengakibatkan kerusakan ginjal.

resiko, bahaya, akibat dan kerugian minuman bersoda yang menyebabkan kegemukan obesitas, maag, dan diabetes melitus


Minuman bersoda yang ber gas dapat memperberat kerja penyaring pada ginjal. Jika ginjal sudah berat kerjanya, akibatnya bisa ditebak Gagal Ginjal. Dan ginjal sulit memproduksi urin. Jika urin sulit diproduksi, maka urine menjadi pekat dan bisa menghasilkan bentuk serpihan berbahaya yang bisa menimbulkan batu ginjal atau batu kandung kemih. Kemungkinan terparah adalah kerusakan pada ginjal yang ujungnya ginjal harus diganti atau ditransplantasi. 

Mengkonsumsi minuman bersoda juga dapat menyebabkan resiko buat lambung kita. Minuman soda menyebabkan maag, dimana asam lambung meningkat dan lambung terluka karena beratnya kerja lambung akibat percampuran gas dan asam lambung itu.


Setelah kita tahu bahwa minuman bersoda memiliki kandungan berbahaya untuk tubuh, tentu kita perlu membatasi untuk meminum minuman jenis ini. Paling tidak kita harus berfikir ulang untuk mengkonsumsinya kembali. Menurut dr. Waluyo, meminum minuman soda tidak dilarang selama tidak diminum secara berlebihan.  Namun mesti pula dibarengi pola hidup yang sehat, seperti banyak minum air putih, juga jangan sekali kali minum minuman bersoda ketika perut sedang kosong.

Pada prinsipnya minuman bersoda merupakan minuman untuk kesenangan semata. Karena itu kita mesti membatasi meminum minuman bersoda. jangan berlebihan.


Tuesday, 3 April 2012

Cara Mengatasi Rasa Takut Phobia pada Anak-Anak

Selain bisa jadi obat mujarab mengatasi rasa takut, bermain peran (role play) juga merangsang imajinasi dan kemampuan verbal si prasekolah.
"Ibuuu...ada ayam, aku takut!" jerit Susan, seorang bocah prasekolah sambil berlari kencang dan mencoba berlindung di belakang ibunya saat melihat hewan peliharaan tetangganya melintas di depannya. "Ah...masa udah gede takut sama ayam. Kamu, kan, suka makan ayam?" goda si ibu. Memang umumnya rasa takut pada anak muncul karena anak sering ditakut-takuti. Umpamanya dengan ucapan, "Awas, lo, kalau masih nangis terus dan enggak mau diem, nanti kamu dipatuk ayam." Atau "Pokoknya, kalau makannya enggak habis, Mama panggilin dokter biar nyuntik kamu!"
mengatasi fobia
mengatasi phobia anak
Memang, sih, metode semacam ini amat tokcer untuk "memaksa" anak mau menuruti keinginan orang tuanya. Alhasil, anak selalu takut jika melihat bahkan mendengar suara sosok siapa pun atau binatang yang baginya telanjur dianggap menyeramkan. Padahal sosok maupun binatang yang selama ini dianggap menakutkan si kecil tersebut sebetulnya sama sekali tak berbahaya. "Itulah akibat yang mestinya dicermari kalau orang tua hanya mencari jalan pintas dengan cara menakut-nakuti anak,".
Bentuk ekspresi ketakutan itu sendiri bisa macam-macam. Biasanya lewat tangisan, jeritan, bersembunyi atau tak mau lepas dari orang tuanya. Untungnya, seperti dijelaskan, rasa takut ini akan hilang dengan sendirinya seiring dengan berjalannya waktu. "Saat anak merasa aman dengan dirinya sendiri maupun lingkungannya, hilanglah rasa takut tadi. Tentu saja perlu dukungan orang tua." Yang jadi masalah adalah bila rasa takut mengendap dan tak teratasi sehingga berpengaruh pada aktivitas sehari-hari anak. "Bahkan bisa mengarah jadi ketakutan yang bersifat patologis. Malah bisa fobia alias ketakutan berlebih karena pernah mengalami kejadian tertentu." Misalnya, gara-gara takut tikus, tiap kali melihat hewan itu, ia akan menjerit ketakutan. "Tapi umumnya jarang muncul pada anak batita, kok,".

BERIMAJINASI LEWAT ROLE PLAY
Bermain peran, menjadi satu satu cara yang cukup efektif untuk mengatasi rasa takut anak. Dalam permainan ini si anak memerankan sosok yang selama ini dianggap menakutkannya. Ketakutan yang bercokol dalam diri si kecil dimanifestasikan melalui cara ini, hingga diharapkan dia tak memiliki rasa takut lagi di kemudian hari.
Bermain peran juga dapat membuat anak pandai berimajinasi karena memerankan sosok yang bukan dirinya. Misalnya, dia mengkhayalkan dirinya menjadi dokter yang menurutnya termasuk sosok menyeramkan. Melalui cara ini, anak belajar berempati pada posisi orang lain. Selain belajar bereksplorasi dan berimajinasi serta meningkatkan kemampuan verbal, dengan bermain peran anak juga diharapkan dapat mengatasi rasa takut dalam dirinya.
 
Berikut ini rasa takut yang banyak dialami anak dan cara mengatasinya dengan cara bermain peran:

1. Takut Dokter
Anak biasanya takut dokter karena pengalamannya pernah disuntik yang ternyata rasanya cukup menyakitkan bagi mereka. Maka tak heran, baru memasuki ruangan dokter atau melihat peralatan sampai mencium "bau" obatnya saja, anak sudah menjerit-jerit atau menangis histeris. Apalagi kalau saat diperiksa dan disuntik. Penyebabnya selain karena punya pengalaman traumatik, bisa jadi ia dulu kenyang ditakut-takuti bakal disuntik dan sebagainya oleh orang tuanya.

* Cara mengatasinya:
Anak memainkan peran sebagai dokter, sedangkan orang tua atau kakak/adik berpurapura Menjadi pasiennya. Gunakan mainan berbentuk alat-alat yang biasa digunakan dokter, seperti stetoskop. Biarkan anak bereksplorasi dan berimajinasi memerankandokter yang sedang memeriksa pasien. Secara tak langsung, anak Menjadi tahu bagaimana cara dokter menghadapi pasien pasien yang takut diperiksa. Semisal dengan cara menenangkannya, "Jangan takut, ya, Bu-Pak. Saya Cuma periksa sebentar aja, kok. Kalaupun harus disuntik, enggak sakit, kok. Kan, supaya lekas sembuh." Dengan berpura-pura memberikan nasihat seperti itu, bukan tidak mungkin sosok dokter justru menarik minatnya dan malah bercita-cita menjadi dokter.

2. Anak Takut pada orang yang baru dikenal
Tak jarang anak-anak tampak takut pada orang yang pertama kali ditemuinya. Dia akan berusaha menjaga jarak, apalagi orang yang menghampirinya itu berwajah kurang "bersahabat". Yang juga kerap terjadi, orang tua terkesan berlebih saat menasihati anaknya untuk tidak terlalu akrab dengan orang yang tidak dikenal. "Awas, kamu jangan deket-deket sama orang yang enggak kamu kenal. Bisa-bisa kamu nanti diculik, lo!" Memang, sih, ada segi positifnya bila orang tua senantiasa wanti-wanti si kecil agar waspada terhadap orang lain atau yang baru dikenalnya. Tapi tentunya bukan dengan cara berlebihan yang menyebabkan si kecil malah selalu ketakutan pada orang lain.

* Cara mengatasinya:
Ajak anak bermain tamu-tamuan. Ikutkan pula teman-temannya. Posisikan dia untuk bergantian memainkan peran sebagai tamu yang berkunjung ke rumah orang lain, atau sebagai nyonya rumah yang kedatangan tamu. Bermain peran untuk mengikis rasa takut pada orang lain juga bisa dilakukan dalam berbagai situasi, seperti di toko, sekolah dan tempat keramaian lainnya.

3. Anak Takut Pada Binatang
Adalah hal yang wajar bila anak takut pada binatang yang baru pertama kali dilihatnya. Apalagi bila hewan itu kelihatannya buas dan menyeramkan. Hanya saja sungguh sayang bila orang tua tak berusaha menjelaskan dan memperkenalkan anak pada binatang-binatang yang ditemuinya tadi. Seperti mengajaknya mengelus-elus bulu kucing atau memberi makanan pada induk ayam dan anak-anaknya. Sangat tidak bijaksana pula jika orang tua malah menambah rasa takut anak pada binatang yang sebenarnya relatif tak membahayakan. "Awas, jangan dekat-dekat, nanti kamu dicakar kucing."

* Cara mengatasinya:
Anak bermain peran sebagai sosok pemandu/pelatih sirkus yang sehari-hari melatih binatang. Ini akan menyadarkan anak bahwa binatang pada dasarnya bisa dilatih untuk menurut dan diajak bekerja sama. Cara lain adalah dengan bermain sandiwara di panggung yang menggelar cerita tentang hewan-hewan sebagai sahabat manusia.

4. Anak Takut Hantu
Banyaknya tayangan televisi yang menyajikan program acara bertajuk cerita hantu tak ayal ikut mempengaruhi kadar rasa takut anak-anak. Ironisnya, tak sedikit orang tua yang menjadikan cerita hantu ini sebagai "senjata" untuk menakuti-nakuti si kecil. Meskipun rasa takut pada hantu bisa saja terjadi akibat faktor "genetik" berupa sikap penakut dari orang tuanya.

* Cara mengatasinya:
Anak bermain peran sebagai hantu yang selalu membantu orang yang kesulitan seperti film/buku cerita Casper. Atau bisa juga berperan sebagai penyihir yang baik hati. Jadi, anak mempersepsikan hantu bukan sebagai sosok yang menakutkan.

5. Anak yang Takut Masuk Sekolah
Anak yang pertama kali masuk TK awalnya takut beradaptasi dan bersosialisasi dengan guru dan teman-teman barunya. Terlebih bila orang tua juga tak berusaha memperkenalkan si kecil pada temannya.

* Cara mengatasinya:
Sebelum didaftarkan masuk TK, anak diajak bermain sekolah-sekolahan. Anak bermain peran sebagai murid atau guru. Saudara sepupu si kecil atau tetangganya yang seusia bisa dilibatkan untuk berpura-pura sebagai murid. Sehingga anak tak takut dan tak canggung lagi di hari pertamanya masuk TK.

6. Anak yang Takut Berpisah (SEPARATION ANXIETY)
Anak cemas harus berpisah dengan orang terdekatnya. Terutama ibunya, yang selama 3 tahun pertama menjadi figur paling dekat. Figur ibu, tak selalu harus berarti ibu kandung, melainkan pengasuh, kakek-nenek, ayah, atau siapa saja yang memang dekat dengan anak. Kelekatan anak dengan sosok ibu yang semula terasa amat kental, biasanya akan berkurang di tahun-tahun berikutnya. Bahkan di usia 2 tahunan, kala sudah bereksplorasi, anak akan melepaskan diri dari keterikatan dengan ibunya. Justru akan
jadi masalah bila si ibu kelewat melindungi/overprotektif atau hobi mengatur segala hal, hingga tak bisa mempercayakan anaknya pada orang lain. Perlakuan semacam itu justru akan membuat kelekatan ibu-anak terus bertahan dan akhirnya menimbulkan kelekatan patologis sampai si anak besar. Akibatnya, anak tak mau sekolah, gampang nangis, dan sulit dibujuk saat ditinggal ibunya.Bahkan si ibu beranjak ke dapur atau ke kamar mandi pun, diikuti si anak terus. Repot, kan? Belum lagi ia jadi susah makan dan sulit tidur jika bukan dengan ibunya.

*Cara Mengatasinya:
Jelaskan pada si kecil, mengapa ibu harus pergi/bekerja. Begitu juga penjelasan tentang waktu meski anak usia ini belum sepenuhnya mengerti alias belum tahu persis kapan pagi, siang, sore, dan malam serta pengertian mengenai berapa lama masing-masing tenggang waktu tersebut. Akan sangat memudahkan bila orang tua menggunakan bahasa yang mudah dimengerti. Semisal, "Nanti, waktu kamu makan sore, Ibu sudah pulang." Jika tak bisa pulang sesuai waktu yang dijanjikan, beri tahu anak lewat telepon. Sebab, anak akan terus menunggu dan ini justru bisa menambah rasa takut anak. Ia akan terus cemas bertanya-tanya, kenapa sang ibu belum datang.

7. Anak Yang Takut Gelap
Biasanya juga gara-gara orang tua. "Mama takut, ah. Lihat, deh, gelap, kan?" Takut pada gelap bisa juga karena anak pernah dihukum dengan dikurung di ruang gelap. Bila pengalaman pahit itu begitu membekas, bukan tidak mungkin rasa takutnya akan menetap sampai usia dewasa. Semisal keluar keringat dingin atau malah jadi sesak napas setiap kali berada di ruang gelap atau menjerit-jerit kala listrik mendadak padam.

*Cara Mengatasinya:
Saat tidur malam, jangan biarkan kamarnya dalam keadaan gelap gulita. Paling tidak, biarkan lampu tidur yang redup tetap menyala. Cara lain, biarkan boneka atau benda kesayangannya tetap menemaninya, seolah bertindak sebagai penjaganya hingga anak tak perlu takut.

8. Anak yang Takut Berenang
Sangat jarang anak usia batita takut air. Kecuali kalau dia pernah mengalami hal tak mengenakkan semisal tersedak atau malah nyaris tenggelam saat berenang hingga hidungnya banyak kemasukan air.

*Cara Mengatasinya:
Lakukan pembiasaan secara bertahap. Semisal, awalnya biarkan anak sekadar merendam kakinya atau menciprat-cipratkan air di kolam mainan sambil tetap mengenakan pakaian renang. Bisa juga dengan memasukkan anak ke klub renang yang ditangani ahlinya. Atau dengan sering mengajaknya berenang bersama dengan saudara/teman-teman seusianya. Tentu saja sambil terus didampingi dan dibangun keyakinan dirinya bahwa berenang sungguh menyenangkan, hingga tak perlu takut. Kalaupun anak tetap takut, jangan pernah memaksa apalagi memarahi atau melecehkanrasa takutnya. Semisal, "Payah, ah! Berenang, kok, takut!".

BERKEMBANG JADI FOBIA
Jika sejak kecil anak selalu takut, sementara tak ada dorongan dari orang tua untuk mengatasi rasa takut tersebut, tidak tertutup kemungkinan ketakutannya bias berkembang menjadi fobia/takut yang berlebihan. "Kalau tak diantisipasi, bisa menjadi sesuatu yang menghambat segalanya. Ke mana-mana takut, hingga jiwanya juga tak berkembang,".
Padahal sebagai orang tua harusnya tahu bahwa anak membutuhkan rasa aman dan nyaman. Bila lingkungan malah membuat anak makin merasa takut, maka jangan harap bakal tercipta rasa aman dan nyaman. Kelak jika suasana takut itu terus-menerus "dipelihara", justru proses bermain dan belajar si anak akan terganggu juga.
Selain karena lingkungan yang tak mendukung anak untuk mengatasi rasa takutnya, ternyata penelitian juga menunjukkan bahwa fobia itu "ditularkan" oleh orang tua, terutama sang ibu. Pasalnya, sosok ibu lebih memiliki kedekatan emosional dengan si anak daripada dengan ayah. Contoh konkret, bila ibu takut pada suasana gelap, maka secara otomatis bila kondisi itu muncul, ibu secara spontan akan mencengkeram tangan si kecil. Dengan kata lain bisa membuat anak ikut-ikutan takut.
Nah, untuk menghilangkan fobia takut ini dibutuhkan proses dan latihan. Yang patut diperhatikan, ketakutan irasional ini bisa menggeneralisasi alias bisa berdampak sangat luas dan parah. Misalnya, anak yang takut ayam, jangankan bertemu dengan hewan petelur itu, mendengar suara ayam berkotek saja sudah bergidik. Atau contoh lain jika dimasa kecilnya selalu ditakut-takuti buaya, melihat cicak yang memiliki kemiripan dengan buaya pasti sudah mampu membuatnya takut.

Kasus yang cukup parah adalah seoarang anak yang secara tak sengaja menyaksikan kilatan petir di siang hari diiringi suara yang menggelegar sehingga membuatnya terkejut bukan kepalang. Apa akibatnya? Dia takut pada suasana siang hari. Anak itu meminta orang tuanya untuk menutup rapat jendela sekaligus gordennya serta tak boleh ada nyala lampu di rumahnya. Si anak justru senang pada suasana gelap karena dia beranggapan jika gelap gulita takkan ada petir. Dampak yang paling parah, sepanjang hari dia terus menutup telinganya meskipun tak ada mendung atau hujan yang rawan muncul petir bersahutan. "Generalisasinya bisa sangat luas,". Bagi anak yang takut dokter, perasaan ini dapat tergeneralisasi pada hal-hal lain yang memang masih berhubungan. Umpamanya, melihat orang yang berbaju putih saja dia akan ketakutan. Atau ketika mendengar orang yang menyebutkan kata "dokter", ia langsung berdebar-debar meski tak ada sangkut paut dengan dirinya. Tak heran begitu masuk ruang periksa atau bertemu dengan dokter dalam sosok yang nyata, pastilah dia menjerit-jerit dan menangis ketakutan.

Peran Aktif Orangtua
Menurut literatur, anak usia prasekolah mulai mengetahui sesuatu atau sosok yang menakutkan dari buku-buku cerita seperti dongeng atau melalui video, film kartun dan tayangan televisi lainnya yang bertubi-tubi. Misalnya sajian bertopik kriminalitas atau kisah-kisah bernuansa misteri/hantu.
Kebiasaan menakuti-nakuti anak sudah saatnya ditinggalkan. Mestinya orang tua menyadari efek berkepanjangan yang bisa ditimbulkan. Kalaupun anak susah diatur, takada salahnya mencari cara lain yang lebih bijak. Yang pasti, jangan sampai mengusik rasa aman dan nyaman si prasekolah. Orang tua juga seyogyanya menjadi sosok teladan bagi si kecil. Artinya, bila ibu/bapak sendiri adalah seorang yang penakut, maka jangan heran bila sifat ini "menular" pada anak. Jadi, setakut apa pun, orang tua harus berupaya untuk tampil yakin dan tetap tenang, terutama ketika berada di hadapan anak.
Usaha lainnya adalah mencoba membangun sikap positif. Misalnya, memberikan penjelasan kepada anak bahwa sosok dokter itu baik hati dan pintar. Alhasil, rasa takut anak terhadap dokter, klinik, atau rumah sakit berangsur-angsur bisa terkikis bahkan lenyap.
Ada baiknya pula orang tua meluangkan waktu untuk mendengarkan dengan telinga dan hati, apa gerangan yang ditakutkan anak. Tentunya tak sekadar menyimak pembicaraan si kecil, berilah dukungan yang positif dan penjelasan yang menenangkan agar anak dapat mengatasi rasa takutnya.